Jumat, 27 Mei 2022

"SISA-SISA GESANG" MERAWAT PENYAIR DARI GERSANG oleh :Khalid Alrasyid

 "SISA-SISA GESANG" MERAWAT PENYAIR DARI GERSANG

oleh :Khalid Alrasyid 

Antologi "Sisa-Sisa Gesang" adalah sebuah penghormatan yang luar biasa dari Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia untuk merawat puisi. Lebih-lebih antologi ini wabil khusus untuk penyair senior yang sudah tidak diragukan lagi keberadaanya. Ini semacam zikir penyair sepuh untuk kita ikuti kepenyairannya, serta ajang silaturahmi para penyair senior yang lama bersemedi. Harapannya agar para penyair yang berusia di atas 60 tahun tetap menjadi lentera yang terus menyala serta guyub dalam berkarya, sebagaimana ruh yang dititipkan ke kita.

RgBagus Warsono  seakan tidak pernah kehilangan ide untuk terus menjadikan puisi semakin digandrungi di zaman digital, di mana banyak sastra maya bertebaran tanpa kejelasan. Apa yang dilakukan RgBagus Warsono  merupakan bentuk agar nyawa puisi semakin panjang, karena siapapun yang mencintai puisi punya peran untuk membersamai puisi sampai jauh ke masa depan. Seperti biji yang bertumbuh menjadi sebuah pohon, dimana ranting-ranting dan daun-daun meneduhkan, Lumbung Puisi menjadi tempat yang nyaman untuk kita merebah riuhkan puisi tanpa cekam.

Khalid Alrasyid 

Prajurit penikmat dan pecinta puisi








Kepala Enam / Sisa2 Gesang.

 Kepala Enam / Sisa2 Gesang.


Kesaksian dan memoar sangat penting bagi perjalanan hidup seorang sastrawan. Penulis zaman dulu kerap menulis apa saja dalam kehidupan penyair idolanya. HB Jassin pun demikian, sampai sekecil peristiwa pada diri tokoh sastrawan yang disorotinya diceritakan dalam tulisan.

Sebetulnya kami hendak mengumpulkan memoar berupa tulisan esai mereka, para penyair yang kepala enam dimintai tulisannya tentang apa saja, Karena saat ini penyair sepuh begitu banyak, maka kami mengumpulkan puisinya saja. Kemudian masa dan perjalanan para tokoh penyair yang kini berkepala enam lebih tidak semua diikuti.

Mengapa perjalanan hidup para tokoh sastrawan itu menarik untuk di baca masyarakat? Karena ada sesuatu yang unggul dalam kehidupan para sastrawan. Utuy Tatang Sontani , Pramoedya Ananta Toer, Chairil Anwar sampai Saini KM kehidupannya tak lepas dari incaran penulis. (rg bagus warsono)



Dr Mohammad Kanzunnudin TAK TAHU BATAS USIA

 Dr Mohammad Kanzunnudin TAK TAHU BATAS USIA berkaca pada masa senja langit barat merah tembaga daun-daun berjatuhan tak ada yang kuasa mena...